MENU UTAMA:

11 June 2009

dik..

kesumat kacau meracau...
ketika gelegak cemburu memburu
tak jenak angin mendesau
tak lelap lagu dan rayu.

sedangkan hatiku terbelah..
nyata terbelah...
remuk cawan hatiku dalam gelisah
dihempas angkara amarah.

terberai dalam pusaran waktu
dik, aku mulai ragu.

keluh rapuh

lelah penatku...
jujur dustaku....
terapung di sisi biduk berlentera kecil
kesibak ombak, tersingkap jarak
pelan...

jarak masih jauh, terbentang tak tergapai
nyanyikan lagu indahmu petiklah dawai
hingga aku lelap terkulai

nanar mataku, hendak gapai peristirahatan sementara
mestinya kau turut serta
hingga kita lena, basuh peluh dan lanjutkan lagi pelayaran
hingga dimana tujuan ibarat tanah tak bertuan

24 March 2009

Lautan Janji (240309)

Kau puaskan lagak
dalam gelegak
ombak lautan kata

Kecipak riak kata, kau tak
Makna kau tak
Sibak kau tak

Lumat aku, gulung aku
menderu dipusaran badai makna
Tak jenak
Ku tembusi palung hati
Dimana arti sesibuk ini?

Ketika nurani terhempas dalam sepi
Demi mimpi
Demi janji

Riak tak lebih hanya buih
melandai pantai terbelai
pasir tak terbuai

18 March 2009

LELAKI & BAYANGAN (okt 21002)

Ada kerinduan yang tidak bisa dimengerti sampai
kapan
lelaki yang selalu mengejar bayang – bayang

ku ucapkan selamat malam
adakah puisi indah untuk kekasihnmu
atau sekali lagi hanya keresahan
yang mengiringimu malam ini ?

Selalu saja kau bersahabat dengan malam
padahal ia selalu menghujammu dengan mimpi – mimpi yang asing

tak juga kau beranjak
kapan kau datang ?
mengucapkan selamat malam dan kecupan kecil di dahi
kekasih malammu

TANYA KAWANKU (mei 1903)

hari ini sangat menjengkelkan sekalikah?
yaaa.... jawabku.

kenapa?

ia mencoba memecah kebekuan
sementara aku hanya diam saja
pikirku kamu pasti sudah tahu jawabannya

klise dan memang sering kali terjadi ketika aku kelelahan
dalam setiap perjalananku
kerinduan
walau hanya lewat selarik kata - kata
meski sering kali aku kecewa ...

mestinya dia cukup mengerti
tentang kamu, paling tidak telepon atau menulis email, atau lebih sederhana meninggalkan pesan di kertas laci mu
protes temanku

aahhh sudahlah, mungkin ia juga sibuk dengan pikirannya sendiri
 

MENU UTAMA: